Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memanaskan Mobil Yang Benar

RudiEtnovian.Com - Dipakai atau pun tidak, mesin mobil harus tetap dipanaskan. Hal ini juga berlaku untuk semua jenis mesin seperti mesin kendaraan, generator dan mesin lainnya yang bergerak.

Cara Memanaskan Mesin Mobil Yang Benar itu seperti apa sih?

Memanaskan mesin mobil menjadi hal "wajib" yang harus tetap selalu dilakukan setiap harinya. Hal ini bertujuan untuk menjaga performa dari mesin mobil tersebut agar tetap terjaga, sehingga mobil selalu siap untuk melaju di jalan.

Memanaskan mobil meskipun mungkin terlihat sepele, tapi tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan. Karena tidak cukup hanya dengan menghidupkan mesin lalu ditinggalkan begitu saja seperti yang kebanyak dilakukan para pemilik mobil.

Apabila hal ini tetap dilakukan, maka tidak hanya berdampak kepada pemborosan bahan bakar saja, tapi bisa sampai menimbulkan kerusakan pada mesin mobil dan komponen lainnya.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi kepada teman-teman semua Cara Memanaskan Mesin Mobil Yang Benar itu seperti apa sih?

DURASI MEMANASKAN MESIN

Dalam memanaskan mesin mobil, tidak ada patokan waktu yang menjadi standar wajib, karena sifatnya relatif.

Antara mobil satu dengan mobil yang lainnya memiliki durasi yang berbeda dalam memanaskan mesinnya.

Hal ini disesuaikan dengan kondisi mesin dan teknologi yang disematkan pada masing-masing mobil.

Ada mesin mobil yang memerlukan waktu agak lama untuk proses memanaskannya, ada juga yang hanya memerlukan waktu sebentar saja.

Untuk mobil-mobil tahun tinggi atau yang sudah memakai sistem injeksi, teman-teman tidak perlu memanaskannya dalam waktu yang lama, cukup 30 detik sampai 1 menit saja. Jika terlalu lama justru akan membuang-buang bahan bakar saja.

TIDAK PERLU INJAK GAS

Saat teman-teman sedang memanaskan mobil, sangat tidak dianjurkan untuk menginjak pedal gas. Hal ini dikarenakan sirkulasi oli di dalam mesin belum 100 persen melumasi semua komponen mesin. 

Jika hal seperti itu tetap teman-teman lakukan, dikhawatirkan komponen mesin yang belum terlumasi oli secara maksimal akan mengalami gesekan yang bisa menyebabkan rusaknya komponen mesin tersebut.

Saat memanaskan mesin mobil sangat dianjurkan untuk membiarkan mesin tetap dalam posisi idle.

MATIKAN AC MOBIL

Saat akan memulai menghidupkan mesin mobil baik ketika akan jalan, apalagi hanya untuk dipanaskan saja, pastikan posisi fungsi AC dan komponen lain seperti lampu, pemutar musik dan sebagainya dalam posisi mati (off).

Hal ini dimaksudkan agar arus kelistrikan yang dikeluarkan saat mulai menghidupkan mesin tidak terlalu besar dan membebani dinamo starter mobil.

Menghidupkan AC mobil dalam keadaan suhu mesin mobil belum mencapai titik normal, akan membebani performa mesin.

Nyalakanlah AC mobil hanya ketika suhu mesin sudah mencapai titik normal, agar kinerja mesin terhadap kompresor AC tidak terlalu berat.

PANASKAN MOBIL DI AREA TERBUKA

Sirkulasi udara saat memanaskan mesin mobil harus diperhatikan. Jangan panaskan mobil dalam ruangan tertutup agar gas buang dari knalpot mobil tidak mencemari seisi ruangan, karena bisa membahayakan kesehatan.

Apabila saat akan memanaskan mobil sedang berada di dalam garasi, bukalah terlebih dahulu pintu garasi dan tutuplah pintu penghubung ke dalam rumah jika garasi terhubung ke ruangan rumah  teman-teman semua.

PERHATIKAN POSISI REM TANGAN

Saat akan memanaskan mesin mobil, harap perhatikan posisi rem tangan dan kontur lantai tempat mobil diparkirkan.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi mobil agar tidak bergeser atau meluncur saat mesin mobil sedang dipanaskan.

Itulah beberapa Tips Otomotif mengenai Cara Memanaskan Mobil Yang Benar, yang saya dapatkan dari salah satu mekanik di sebuah dealer mobil. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua.

Rudi Etnovian Hadi Kurniawan
Rudi Etnovian Hadi Kurniawan Agen HNI HPAI Sekaligus Seorang Blogger dan Menyediakan Jasa Pembuatan Website Sejak Tahun 2008
Iklan