Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Shalawat Qatadah

Sejarah Shalawat Qatadah

 *۞ﺑِﺴۡـــﻢِ ﭐﻟﻠّٰﻪِ ﭐﻟﺮَّﺣۡـﻤَـٰﻦِ ﭐﻟﺮَّﺣِـــﻴْﻢ۞*


SEJARAH SHOLAWAT QOTADAH


Pada perang Uhud, umat muslim awalnya mendapatkan kemenangan.

Namun, karena kaum muslim tidak mengindahkan perintah Rasulullah SAW, akhirnya pada perang Uhud kaum muslim dapat terpukul mundur. 

Banyak para sahabat yang syahid serta terluka.

Rasulullah SAW terkepung musuh, dahi dan bibir beliau terluka serta mengeluarkan darah. 

Qatadah bin Nu’man yang melihat hal itu, segera mendekati Rasulullah SAW. 

Qatadah yang berani langsung memosisikan dirinya sebagai tameng Rasulullah, dengan busur pemberian Rasulullah ia melawan musuh dengan gagah berani.

Qatadah bin Nu’man atau dengan nama asli Abdul Khatib termasuk kaum Anshar. 

Qatadah sering kali mengikuti perang bersama Rasulullah dan kaum muslim lainnya.

Setelah perang Uhud usai banyak para sahabat yang terluka termasuk Qatadah. Sebuah anak panah mengenai matanya saat ia melindungi Rasulullah SAW. Anak panah itu menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. 

Mata Qatadah terburai keluar hingga ia memegangnya dengan telapak tangannya. 

Darahnya pun terus mengucur. 

Keluarganya sangat sedih melihat penderitaan Qatadah.

“Qatadah, ijinkan kami mencari tabib agar ia memotong saja bola matamu,” kata keluarga Qatadah.

Qatadah ikhlas andai seterusnya matanya buta.

“Lagi pula, tabib mana yang sanggup mengobati matamu? Engkau akan buta dengan luka seperti itu,” kata mereka lagi.

Kabar mengenai sakitnya Qatadah terdengar oleh Rasulullah SAW. 

Lalu Rasulullah mengutus seseorang untuk memanggil Qatadah.

“Wahai Qatadah, Rasulullah telah mendengar perihal sakit yang engkau derita. Beliau memintamu untuk datang menghadap,” kata utusan tersebut.

“Baiklah aku akan datang menemui Rasulullah SAW,” jawab Qatadah. Ia pun segera berangkat menuju kediaman Rasulullah.

“Assalamu’alaikum, wahai Rasulullah…,” sapa Qatadah.

“Wa’alaikumsalam, wahai sahabatku. Kemarilah!”

Qatadah masuk dengan memegangi salah satu bola matanya yang menggelantung keluar. 

Saat melihatnya, Rasulullah menangis dan berdo'a untuk Qatadah,

“Ya Allah, sesungguhnya Qatadah telah melindungi wajah Rasul-Mu dengan wajahnya sendiri. Maka jadikanlah mata yang terluka itu lebih baik dan lebih tajam dari mata satunya,”

“Kemarilah, sahabatku. Mendekatlah kepadaku,” kata Rasulullah SAW.

Qatadah menurut. Ia meringsut mendekati Rasulullah SAW. 

Lalu Rasulullah SAW memegang bola mata Qatadah, lalu memasukan kembali bola mata Qatadah yang terburai tersebut ke dalam pelupuknya. 

Subhanallah.....

Atas ijin Allah. Seketika itu, mata Qatadah sembuh seperti semula, seolah tidak pernah terluka.

Allah telah memberikan mukjizat-Nya kepada Rasulullah. Dokter mana pun tidak akan mampu melakukannya.

Qatadah sangat senang karena matanya telah sembuh, bahkan penglihatan Qatadah lebih baik dari sebelumnya.


           SHOLAWAT QATADAH


* Dibaca setiap pagi 10 x

* Lalu tiupkan di kedua ibu jari

* Lalu usapkan di kedua mata kita


Fadhilah nya insya Allah penglihatan mata kita selalu terpelihara sampai hari tua dan terhindar dari penyakit mata,

Insya Allah 

Dengan Berkah Rasulullah dan Berkah Sholawat kepada Rasulullah.


💖 اللهم صل على سيدنامحمد وعلى ال سيدنامحمد 💖

Rudi Etnovian Hadi Kurniawan
Rudi Etnovian Hadi Kurniawan Agen HNI HPAI Sekaligus Seorang Blogger dan Menyediakan Jasa Pembuatan Website Sejak Tahun 2008
Iklan