Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berapa Besaran Zakat Fitrah Kabupaten Merangin Tahun 2022?

RudiEtnovian.Com - Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap Muslim baik itu laki-laki maupun perempuan yang hanya dikeluarkan satu tahun sekali yaitu pada bulan Ramadhan sampai sebelum Idul Fitri.

Berapa Besaran Zakat Fitrah Kabupaten Merangin Tahun 2022?

Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadist Ibnu Umar ra, "Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat.” (HR Bukhari Muslim)

Nah, mengingat makanan pokok sehari-hari kita bukan kurma dan gandum ditambah lagi takaran yang umum digunakan di daerah kita juga bukanlah sha', kira-kira sudah pada tahu apa belum ya satu sha' itu berapa?

Besaran zakat yang dikeluarkan untuk zakat fitrah itu mengikuti jenis dan besaran makanan pokok kita sehari-hari.

Untuk jenis makanan pokok masyarakat di Indonesia adalah beras, maka zakat fitrah yang dikeluarkan juga dalam bentuk beras.

Satu hal lagi yang harus diingat yaitu tiap-tiap kita semua akan berbeda jenis (kualitas) beras yang dijadikan standar dalam mengeluarkan zakat fitrah.

Beras yang digunakan sesuai dengan yang sehari-hari kita konsumsi. Jika hari-harinya kita konsumsi beras dengan kualitas A, maka pada saat membayar zakat beras yang kita gunakan juga harus yang kualitas A.

Jangan berikan yang kualitasnya di bawah dari yang biasa dikonsumsi. Alangkah lebih baiknya lagi jika bisa memberikan beras dengan kualitas yang terbaik.

Mengenai takarannya sendiri jika dikonversikan ke dalam takaran yang umum dipakai di Indonesia maka satu sha' itu setara dengan 2.5 kg atau 3.5 liter.

Jadi, zakat fitrah yang harus kita keluarkan yaitu sebanyak 2.5 kg beras atau 3.5 liter beras sesuai dengan jenis (kualitas) beras yang kita konsumsi sehari-hari.

Lalu, untuk pembayarannya zakat fitrah itu apakah harus dalam bentuk makanan pokok? Bisa gak bayar zakat fitrah menggunakan uang?

Jika pertanyaan seperti itu masih ada yang sliweran di hati teman-teman semua, maka saya akan mencoba bantu menjawab sesuai dengan apa yang saya ketahui.

Jawabannya adalah pembayaran zakat fitrah tidak harus dalam bentuk makan pokok. Pembayaran zakat fitrah boleh dalam bentuk uang yang tentunya nilai uangnya setara dengan 2.5 kg beras yang kualitas berasnya sesuai dengan yang kita konsumsi sehari-hari.

Khusus daerah Merangin sendiri jika ingin membayar zakat fitrah menggunakan uang, maka uang tersebut senilai dengan 3.8 kg beras per jiwa.

Hal ini sesuai dengan hasil musyawarah Pemerintah Kabupaten Merangin, Kemenag Merangin, MUI Merangin, Baznas Merangin, Pengura NU dan Muhammadiyah Merangin beserta unsur Pimpinan Ponpes dan DKUKMP Kabupaten Merangin pada 15 April 2022 kemarin.

Nominal uangnya juga berdasarkan kualitas berasnya, yang telah dibagi ke dalam 3 tingkatan yaitu tinggkatan paling tinggi, menegah dan terendah.

  • Tingkatan paling tinggi yaitu sebesar Rp 53.000,- dari 3.8 kg beras x Rp 14.000,-.
  • Tingkatan menengah yaitu sebesar Rp 45.600,- dari 3.8 kg beras x Rp 12.000,-
  • Tingkatan terendah yaitu sebesar Rp 38.000,- dari 3.8 kg beras x Rp 10.000,-

Jadi, teman-teman semua tinggal pilih saja, kira-kira makanan pokok (beras) yang teman-teman konsumsi sehari-harinya itu ada pada tingkatan yang mana, kemudian tinggal kali kan saja berapa jiwa yang akan dibayarkan.

Lakukanlah pembayaran zakat tersebut mulai dari sekarang sampai sebelum shalat Idul Fitri. Karena para Amil Zakat juga harus membagikan zakat tersebut kepada para Mustahik (penerima zakat) sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Rudi Etnovian Hadi Kurniawan
Rudi Etnovian Hadi Kurniawan Seorang Blogger dan Menyediakan Jasa Pembuatan Website Sejak Tahun 2008
Iklan